halaman depan -- layanan -- tahap-tahap dalam perawatan fertilitas -- simplified IVF @ Thomson   

IVF memerlukan upaya yang terkoordinasi, bukan hanya dari dokter, perawat dan ahli embrio, melainkan juga dari pasangan yang menjalani perawatan. Pengharapan sangat tinggi dan ini ikut menambah stres dan kerisauan yang dialami oleh pasangan tersebut. Kekhawatiran yang bersifat demikian telah diketahui baru-baru ini, memberikan pengaruh yang tidak baik pada hasil perawatan (Klonoff-Cohen & Natarajan, 2004).

Penyederhanaan program IVF adalah penting untuk melindungi Anda dari kerumitan program, agar tidak menambah tekanan yang sudah Anda rasakan. Rasionalisasi proses meningkatkan efisiensi dan juga mengurangi risiko kesalahan komunikasi.

Penyederhanaan adalah bagian dari keseluruhan falsafah manajemen holistik yang mengutamakan pasien di Thomson Fertility Centre. Falsafah Klinis bukan merupakan sasaran buta dari kemajuan terbaru, melainkan pemilihan dan penyatuan hal-hal yang layak untuk mencapai sasaran ganda keberhasilan cemerlang dengan kesederhanaan bagi para pasien. Oleh karena itu, ini tidak terkait ke prosedur atau protokol tertentu apapun.

Program IVF di Thomson dibagi menjadi 4 fase.

Fase 0
Tahap ‘Persiapan’ dan berlangsung selama 1 bulan. Konsultasi pertama biasanya dijadwalkan pada salah satu dari hari siklus 2-4 untuk mengevaluasi situasi klinis dan melakukan diskusi akhir serta penyelarasan sebelum memulai program.

Serangkaian pil KB (OCP) biasanya diresepkan untuk menjamin stabilitas hormon serta untuk mempermudah penjadwalan program IVF. Fase 0 bisa dilewati jika kondisi-kondisi tertentu terpenuhi, dan dalam hal ini pasangan bisa langsung masuk ke Fase 1.
Fase 1
Tahap ‘Pertumbuhan Sel Telur’. Anda kembali pada hari ke-2 atau ke-3 siklus setelah OCP untuk memastikan bahwa segala sesuatunya siap untuk memulai perawatan hormon. Injeksi harian dengan hormon-hormon seperti FSH, Cetrorelix dan hCG biasanya digunakan untuk merangsang pertumbuhan sekitar 10 sel telur.

Pen suntikan memiliki cara injeksi yang sederhana sehingga pasien bisa menyuntik dirinya sendiri. Tes darah jarang diperlukan karena Anda ditangani petugas klinis IVF yang akan melakukan semua scan dan prosedur bagi Anda. Fase 1 biasanya memakan waktu 10 hingga 14 hari dan berakhir setelah sejumlah sel telur yang cukup telah tumbuh sempurna.
Fase 2
Tahap ‘Prosedur’. Prosedur pertama adalah ekstraksi sel telur atau Oocyte Pick-up (OPU). Biasanya, OPU adalah prosedur 10 – 20 menit yang dilakukan dalam pengaruh bius ringan dan berjangka pendek. Suami Anda dianjurkan untuk hadir untuk memberi dukungan emosional.

Biasanya Anda sudah cukup sehat untuk meninggalkan Klinik 2 jam kemudian. Sementara itu, sel telur tadi akan dipadukan dengan sperma suami Anda di laboratorium. ICSI, yakni satu per satu sperma diinjeksikan ke setiap sel telur, dilakukan jika jumlah sperma sangat sedikit. Bila jumlah sperma banyak, sel telur dan sperma dibiarkan untuk melakukan pembuahan secara alami.

Prosedur kedua adalah Transfer Embrio (ET, Embryo Transfer) di mana sel telur yang telah dibuahi dibudidayakan selama 3 hari dan setelah itu 2 atau 3 embrio ‘terbaik’ akan ditanam kembali ke rahim Anda melalui prosedur sederhana yang memakan waktu 10 menit.

Fase 3
Tahap ‘Stabilisasi Rahim’. Berbagai hormon diberikan selama 2 minggu untuk menstabilkan rahim hingga dilakukan uji kehamilan.



 Hak Cipta 2007 Thomson Fertility Centre - Semua Hak Dilindungi | Penafian